Cegah Balap Liar, Personel Satlantas Polres Kubu Raya Sosialisasikan Keselamatan di SMP Imanuel

KEPOLISIAN5 Dilihat

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kubu Raya terus masif melakukan edukasi keselamatan berkendara bagi generasi muda. Kali ini, jajaran kepolisian menyambangi SMP Kristen Imanuel di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Kegiatan bertajuk “Police Go To School” ini menyasar para pelajar untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata tertib berlalu lintas serta membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Edukasi Larangan Knalpot Brong hingga Balap Liar
Dalam sosialisasinya, personel Satlantas Polres Kubu Raya menekankan pentingnya mematuhi aturan jalan raya sejak usia dini. Materi yang disampaikan meliputi:

Larangan penggunaan kendaraan bermotor bagi siswa di bawah umur, baik saat berangkat sekolah maupun dalam aktivitas sehari-hari.

Larangan penggunaan knalpot brong yang memicu polusi suara dan mengganggu ketertiban umum.

Bahaya balap liar yang kerap melibatkan remaja dan berisiko fatal pada keselamatan nyawa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Iptu Fachri bersama Ipda Ya’ Rudi Gunawan, Briptu Tajul Ilmi, Bripda Andri Imam Arianto, Bripda Kurniadi, dan Bripda Yulianingsih. Kehadiran tim disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMP Kristen Imanuel, jajaran dewan guru, serta ratusan siswa-siswi.

Membangun Citra Polri sebagai Sahabat Anak
Selain edukasi teknis, kegiatan ini bertujuan menciptakan citra positif Polri sebagai sahabat anak. Dengan pendekatan yang humanis, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif antara guru, orang tua, dan siswa dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu Judi Effendhy, yang disampaikan oleh Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa penanaman karakter disiplin harus dimulai dari bangku sekolah.

“Melalui kegiatan Police Go To School ini, kami berharap siswa-siswi SMP Kristen Imanuel dapat menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Kesadaran yang dibangun sejak usia dini adalah kunci membentuk generasi yang disiplin, patuh aturan, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya,” ujar Ade dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Harapan bagi Masyarakat Luas
Melalui langkah preventif ini, Polres Kubu Raya berharap angka pelanggaran lalu lintas di kalangan remaja dapat ditekan secara signifikan. Sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah diharapkan tidak hanya berhenti pada sosialisasi, namun menjadi gaya hidup baru bagi para pelajar untuk selalu mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berada di ruang publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *