Polsek Sungai Ambawang Pantau Harga Sembako, Stok di Pasar Tradisional Masih Aman

KUBU RAYA – Polsek Sungai Ambawang Polres Kubu Raya melakukan monitoring ketersediaan dan pengecekan harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Sungai Ambawang Kuala, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran sekaligus memantau perkembangan harga dan mengantisipasi adanya kenaikan harga yang tidak wajar.

Monitoring dilakukan oleh Aipda Robert Alfian, Bripka Andre Yatna S dan Brigpol M. Jabar, S.H. Personel melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat yang tersedia di pasar.

Hasil pemantauan menunjukkan harga beras kualitas bawah berada di kisaran Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram. Beras kualitas medium berada pada kisaran Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram, sedangkan beras kualitas super berkisar Rp17.500 hingga Rp18 ribu per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, harga daging ayam ras segar tercatat Rp30 ribu per kilogram. Daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2 masing-masing berada di harga Rp170 ribu per kilogram. Sementara telur ayam ras segar berada di kisaran Rp34 ribu per kilogram.

Pada komoditas hortikultura, harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp70 ribu per kilogram, bawang putih Rp40 ribu, cabai merah besar Rp50 ribu, cabai merah keriting Rp70 ribu, cabai rawit hijau Rp56 ribu dan cabai rawit merah Rp76 ribu per kilogram.

Sementara untuk minyak goreng curah berada di harga Rp19.350 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 1 tercatat Rp23 ribu dan kemasan bermerek 2 Rp22 ribu per kilogram. Adapun gula pasir premium berada di harga Rp20 ribu dan gula pasir lokal Rp19 ribu per kilogram.

Dari hasil monitoring, personel memastikan bahan pokok penting masih tersedia di pasar dengan jumlah yang dinilai cukup. Pergerakan harga masih bersifat dinamis, namun belum ditemukan adanya kenaikan harga bahan pokok yang signifikan.

Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, baik dari sisi ketersediaan maupun perkembangan harga. Jika ditemukan adanya perubahan harga yang tidak wajar, dapat segera dikoordinasikan dan diantisipasi.

Selain memantau harga, personel juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok maupun praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.

Polsek Sungai Ambawang juga mendorong Bhabinkamtibmas untuk berkolaborasi dengan pemerintah desa dalam melakukan monitoring secara berkala. Dialog dengan pedagang dan masyarakat dinilai penting untuk mengetahui sejak dini apabila terdapat kendala distribusi maupun ketersediaan stok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *